BADMINTON LOVERS .: 13 Klub Ramaikan Kejurnas Bulutangkis

Minggu, 21 November 2010

13 Klub Ramaikan Kejurnas Bulutangkis


13 Klub Ramaikan Kejurnas Bulutangkis  

AP/Christophe Ena
TEMPO InteraktifMakassar - Kejuraan Nasional Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) 2010 yang diadakan di Makassar pada 24-28 November akan diramaikan 13 klub unggulan dari 20 klub yang mendaftar. Klub tersebut di huni sejumlah eks pemain pelatnas.

Mereka adalah Andreani Ratnasari, Maya Rosita dan Rona yang bermain untuk klub PB Citra Raya Unesa yang mewakili Jawa Timur. Alrie Gunadarma, Cornelius dan Dea Adi Rangga mewakili Jawa Barat, Dionysius Hayom Rumbaka, Andre Kurniawan Tedjeno dan Ana Rovita dari PB Djarum, Jawa Timur.
Dari klub Jaya Raya Surya Naga mewakili Jawa Timur, yang dihuni  Sony Dwi Kuncoro, Alvent Yulianto, dan Viki Indra Okvana. Sedangkan DKI Jakarta dari klub PB Pertamina Indonesia yaitu Prima Khasna Putra, Marchel dan Novita Gusti. Untuk PB SGS Elektrik PLN dari Jawa Barat dihuni oleh Taufik Hidayat, Senatria Agus, dan Elizabeth Purwaningtias.
Yang lainnya adalah DKI Jaya, PB Jaya Raya, PB Tangkas Alfa Mart, PB HI Qua Wima Surabaya, dan Jawa Tengah dan  DKI Jakarta. Ketua Pelaksana Teknik Kejurnas PBSI Haruna Hamid mengungkapkan , even ini dibagi dua kategori, yakni untuk dewasa yang mewakili klub dan yunior mewakili provinsi.
Sedikitnya 24 provinsi mengikuti event ini, terdiri dari 23 kelompok perorangan taruna, 20 klub, dan 10 beregu. Khusus tuan rumah Sulawesi Selatan, diwakili tiga klub. Masing-masing PB Avanti Makassar, PB ICLI Gowata, dan PB Cargil Ajayapareng Para-Pare.
“Kami mengambil dua tempat pertandingan, yaitu di Gor Sungguminasa untuk perorangan taruna (yunior) dan Gor Sudiang untuk dewasa (pemain nasional),” katanya dalam jumpa pers di Warung Kopi Phoenam , Jumat (19/11). Kejuaraan ini memperebutkan hadiah Rp 225 juta, dengan perincian Rp 200 juta untuk beregu dan Rp 25 juta untuk perorangan.
Ketua Umum Kejurnas PBSI Suprapto berhap even ini berjalan dengan sukses. Makassar juga telah dua kali menjadi tuan rumah berskala nasional. “Terakhir kali Makassar menjadi penyelenggara tahun 1992,” katanya.
Masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan ini, kata dia, panitia menjual tiket masuk Rp 10 ribu untuk babak utama beregu di Gor Sudiang dan akan naik menajdi Rp 20 ribu pada babak semifinal serta final.
“Hanya Gor Sudiang yang dipungut biaya, sebab yang main ditempat itu adalah pebulutangkis nasional. Hampir 100 persen pemain nasional ikut hadir dalam kejurnas ini,” ujarnya.
Panitia tengah disibukkan dengan berbagai persiapan, terutama melengkapi fasilitas dua gedung olahraga tersebut, seperti  karpet yang didatangkan dari Jakarta dan scoring board dari Surabaya.
ARDIANSYAH RAZAK BAKRI 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar